Halo, Mei!
Bulan kelima di tahun iniβyang artinya…
β‘οΈ Udah bukan awal tahun, tapi juga belum telat buat ngubah hidup.
Lo masih semangat nge-gym? Atau sekarang alat dumbbell lo udah jadi gantungan baju? π
Masih rajin salat awal waktu? Atau udah mulai bilang, βAbis Zoom meeting ya, Tuhanβ¦β
Tenang bro. Lo gak sendirian.
Kita semua pernah kepleset niat. Tapi bulan Mei ini, ayo kita coba bangkit bareng.
Lo gak perlu punya perut kotak buat disebut sehat.
Cukup bisa nafas gak megap-megap waktu naik tanggaβitu prestasi juga.
Mulai dari jalan kaki pagi, stretching 5 menit, atau push-up satu kali sambil mikir,
“Besok tambahin dua deh.”
Karena sehat bukan soal berat badan.
Tapi soal niat yang gak berat-beratan.
Ramadhan emang udah lewat, tapi spiritualitas itu kayak tanaman.
Kalau gak disiram, ya layu.
Gak harus langsung khatam Al-Qurβan 30 juz bulan ini, bro.
Cukup bangun, duduk, dan bilang:
“Terima kasih, Tuhan, gue masih dikasih hari baru.”
Karena kadang yang Tuhan suka itu bukan yang sempurna.
Tapi yang terus berusaha, walau masih suka ketiduran habis Subuh.
Bulan Mei ini, coba deh mulai sesuatu.
Lo jualan kaos, cemilan, tanaman, atau bahkan ide? Gas!
Jangan nunggu βsempurnaββkarena nanti malah gak mulai-mulai.
Ingat:
Bisnis besar dimulai dari post IG story yang malu-malu.
Duit gede datang dari konsistensi, bukan dari lighting bagus doang.Also Read: THE FUNTASTIC FOUR: Tangkuban Perahu
Bulan ini bukan tentang jadi hebat.
Tapi tentang berani jalan, walau kemarin sempat berhenti.
Mei ini bukan cuma soal hidup. Tapi soal hidupin lagi semangat yang sempat tidur.
Jadi…
Ayo kita:
βοΈ Gerakin badan
βοΈ Nyalain niat ibadah
βοΈ Dan bangkitin bisnis kecil lo yang sempat tertunda
Karena Mei = Momentum.
Dan momentum terbaik⦠adalah yang lo ambil sekarang juga.
